HomeEntrepreneursLagi ! Makaroni Rawe: Camilan Legenda Bumi Ronggolawe Tuban
lagi-makaroni-rawe-camilan-legenda-bumi-ronggolawe-tuban

Lagi ! Makaroni Rawe: Camilan Legenda Bumi Ronggolawe Tuban

Entrepreneurs 0 15 likes 1K views share

Jauh sebelum Bangsa Barat mengenal makaroni, di Pesisir Utara Kabupaten Tuban ada seorang wanita bernama Asmoroni yang membuat makanan serupa. Penduduk sekitar yang biasa memanggilnya dengan Mak Roni, memberi nama makanan buatannya itu dengan makaroni. Cerita lezatnya makaroni terdengar sampai ke telinga Adipati Ronggolawe.

Ronggolawe pun memerintahkan untuk membawakan makaroni sebagai salah satu hidangan spesial pesta kemenangan perang melawan pasukan Kubilai Khan dari Mongol. Konon, makaroni yang dibuat dengan resep rahasia itu menjadi salah satu makanan kesukaan Ronggolawe. Selepas meninggalnya Mak Roni tidak ada satupun orang yang mampu membuat makaroni dengan cita rasa serupa. Sebelum meninggal Mak Roni sempat menuliskan resep makaroni buatannya itu di selembar kulit sapi yang disimpan dalam kotak dan melarungkannya ke laut. Akhirnya, ada seseorang yang menemukan resep rahasia itu dan memasaknya kembali menjadi produk camilan Makaroni Rawe.

*Cerita ini hanyalah fiktif belaka, dibuat untuk menginspirasi dan meningkatkan daya kreativitas anda layaknya Sang Maestro Kuliner bernama Mak Roni.

Itulah cerita dalam branding produk Makaroni Rawe yang ditulis oleh pebisnis kreatif Ahmad Musyaddad. Setelah sukses memasarkan produk kuliner Bandeng Rawe Khas Tuban, ia bersama Bambang Tri Wahyudi (Founder Omahe Bakpia) kembali membuat produk inovatif Makaroni Rawe.

Makaroni Rawe adalah produk camilan makaroni dengan aneka varian rasa cita rasa Nusantara. Produk ini terbagi menjadi 2 varian rasa, yakni Makaroni Renyah dan Makaroni Pedas. Makaroni renyah terdiri dari varian rasa Ayam Bawang, Keju, Barbeque, Original Daun Jeruk, Balado Jeruk, dan Pedas Daun Jeruk. Sedangkan varian rasa Makaroni Pedas dibuat dengan tiga tingkatan pedas, yakni Pedes Joss, Pedes Banget, dan Pedes Poool.

makaroni-rawe-logo

“Target market kami generasi muda, mulai dari anak-anak sampai remaja. Untuk varian rasa renyah kami targetkan ke generasi muda secara umum mulai dari anak-anak, kalau varian rasa pedas kami khususkan buat remaja”, ungkap Musyaddad. Varian rasa pedas dibuat karena ia melihat bahwa para remaja suka dengan tantangan.

Pemasaran yang dilakukan melalui offline dan online. “Untuk offline kami jual di toko-toko yang telah menjalin kerjasama dengan Rawe. Kalau online bisa anda temukan di marketplace seperti Bukalapak dan Tokopedia”, ungkap Musyaddad.

Produk ini dibandrol dengan harga yang relatif terjangkau. Melalui sistem grosir Musyaddad juga menawarkan ke berbagai pihak untuk menjalin kerjasama sebagai reseller. Ia secara khusus mengajak generasi muda untuk berperan aktif berwirausaha dalam rangka memajukan kemandirian ekonomi. “Buat generasi muda yang pengen memulai bisnis, produk Makaroni Rawe punya prospek yang cerah”, kata Musyaddad.

Bagi Musyaddad bisnis kuliner tidak ada matinya karena makanan adalah kebutuhan dasar setiap manusia. Ia berharap produk Makaroni Rawe ini dapat diterima baik di berbagai lapisan masyarakat. Ia juga berjanji akan terus mengembangkan ragam kuliner Nusantara dengan mengusung brand Rawe, Serial Legenda Bumi Ronggolawe Tuban.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *