HomeCara Gila PengusahaBelajar Kreativitas Bisnis dari Pendiri Omahe Bakpia Jogja

Belajar Kreativitas Bisnis dari Pendiri Omahe Bakpia Jogja

Cara Gila Pengusaha Entrepreneurs Tips Bisnis 0 79 likes 1.6K views share

Kreatif. Itulah satu kata yang saya pilih untuk menggambarkan sosok Bambang Triwahyudi. Kecintaannya terhadap masakan khas Nusantara mengantarkannya untuk menggeluti bisnis di bidang kuliner. Tercatat pada tahun 2009 ia mendirikan Omahe Bakpia, sebuah brand makanan bakpia khas Yogyakarta yang memiliki aneka cita rasa. Perjalanannya pun tidak semulus yang dibayangkan oleh kebanyakan orang. Ia harus melewati berbagai rintangan untuk mengantarkannya ke puncak kesuksesan.logo omahe bakpia

Pria berumur 49 tahun ini dikenal sebagai seorang pekerja keras. Sejak duduk di bangku kelas 1 SMA ia telah bekerja paruh waktu di tempat pemotongan ayam. Tidak hanya itu, ia juga menggeluti bisnis jual beli ikan laut. Bisa anda bayangkan bagaimana ia harus membagi waktu belajarnya di sekolah dan waktunya untuk pekerjaan. Ia terus menggeluti dua bidang pekerjaan itu bahkan sampai lulus SMA.

Empat tahun setelah kelulusannya dari bangku SMA, Bambang memberanikan diri untuk melamar gadis yang dicintainya. Selain masih bekerja bidang pemotongan ayam dan ikan laut, ia juga bekerja di perusahaan Bakpia Pathok untuk menunjang finansial rumah tangganya. Di sinilah ia mulai belajar seluk beluk bisnis kuliner bakpia.

Bambang memang sosok yang kreatif. Setelah selama kurang lebih tujuh tahun bekerja dan belajar tentang seluk beluk bisnis bakpia, ia melihat betapa pesatnya persaingan makanan khas kota pelajar tersebut. Ia pun terus berpikir kreatif bagaimana menciptakan produk bakpia yang inovatif untuk memenangkan persaingan pasar. Akhirnya ia pun memberanikan diri untuk memproduksi sendiri bakpia sesuai kreativitasnya. Kesuksesan bukanlah sesuatu yang dapat dibeli dengan harga murah. Diperlukan kerja keras, ketekunan, dan kreativitas untuk sukses di bidang bisnis yang digeluti. Penolakan demi penolakan telah dilalui Bambang, tetapi ia tidak pernah putus asa untuk menawarkan produknya ke para wisatawan, hotel, bis pariwisata, dan lain-lain. Bahkan ia juga menyuruh istrinya untuk membantu memasarkan bakpia yang ia produksi hingga ke Pasar Klewer Solo.

piagam telo ungu

Produk bakpia Bambang perlahan digemari oleh para konsumen, terutama para wisatawan. Ia mulai menuai jerih payah yang selama ini ia lakukan. Ia membangun brand Omahe Bakpia, yakni sebuah brand bakpia yang unik dan penuh kreativitas. Omahe Bakpia terletak di Jalan Mangunegaran Kidul No. 18 Yogyakarta. Produk Omahe Bakpia memiliki saat ini memiliki 8 rasa, yakni telo ungu, cokelat, keju, durian, kumbu hitam, dan lain-lain. Produk bakpia yang memiliki rasa telo ungu telah mendapatkan penghargaan sebagai Inovasi Produk Pangan Peduli Gizi dari Pergizi Pangan Indonesia dan Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Seluruh Indonesia. Bambang terus berpikir kreatif untuk selalu berinovasi terhadap Omahe Bakpia. Ia menargetkan Omahe Bakpia memiliki beragam cita rasa, bahkan hingga 20 macam rasa. Ia percaya bahwa krativitas adalah kunci kesuksesan berbisnis kuliner.

 Kunci Sukses Berbisnis

“Kalau mau memulai bisnis  Anda harus Berani Lapar!”, tutur Bambang Triwahyudi. Seseorang harus berani dan tidak setengah-setengah dalam menjalankan bisnis. Seseorang tidak boleh patah semangat, bahkan di tengah ketatnya persaingan sekali pun. Ide-ide kreatif harus terus digali untuk mampu memenangkan ketatnya persaingan pasar.

Generasi muda adalah ujung tombak dunia wirausaha di Indonesia.

Bambang Triwahyudi

Bambang juga mengajak generasi muda untuk terjun ke dunia bisnis di tengah minimnya lapangan pekerjaan yang tersedia. Menurut Bambang, seharusnya para sarjana mampu untuk membuka lapangan pekerjaan dengan mandiri dan membantu menyelesaikan problem kemiskinan di Indonesia. Ia menyatakan bahwa generasi muda adalah ujung tombak dunia wirausaha di Indonesia. Saat ini dunia wirausaha telah berkembang sedemikian pesat dengan dipicu oleh perkembangan teknologi. Apabila dibandingkan dengan generasi muda, generasi tua banyak yang tertinggal perihal perkembangan teknologi.

Tips bisnis lain yang dikemukakan Bambang adalah tentang keberanian dan akselerasi. Banyak anak muda yang mempunyai ide kreatif tetapi tidak berani merealisasikan. “Begitu anda punya ide segeralah direalisasikan! Jika anda menyimpannya, maka tidak mustahil ide yang anda punyai akan didahului direalisasikan oleh orang lain. Bahkan Jika anda menyimpannya terus-menerus, maka ide anda akan basi karena pesatnya perubahan zaman”, begitu kata Bambang.

Begitu anda punya ide segeralah direalisasikan!

Jadi, apa lagi yang anda tunggu? Segeralah realisasikan ide-ide bisnis anda sebelum semuanya didahului oleh orang lain dan membusuk oleh waktu!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *